Thursday, April 17, 2014

Pandawa Beach: The Secret Beach yang menjadi Rahasia Umum

Perjalanan ke Bali kali ini, gw putuskan untuk mengunjungi Pantai Pandawa di sebelah tenggara Bali. Sebelum ke Pandawa, gw mengunjungi Kuta, Sanur, kemudian Pandawa. Dari ketiga nama tersebut, Pandawa yang terdengar paling baru di telinga. Hasil browsing di internet bahwa pantai ini baru diresmikan pada tahun baru 2013 dengan slogan “Pandawa The Secret Beach”. Mungkin sangking secretnya, sampai bli (OB hotel tempat gw nginep) tidak tahu letak persis Pantai Pandawa. Perjalanan menuju pantai ini tidak membosankan sama sekali karena pemandangan di sekeliling cukup menggoda untuk tidak gw lewatkan.

Sebelum sampai ke bibir pantai, kita akan melewati bukit-bukit batu yang dikikis rapi layaknya tebing. Sepertinya pantai ini dulunya memang berada di balik tebing berbatu, lalu dikikis untuk dijadikan jalan menuju ke sana. Sepanjang jalan tidak gw temukan penginapan-penginapan atau tempat makan seperti di obyek wisata pantai pada umumnya, tapi kita lihat saja tiga tahun mendatang. Haha. Letak pantai tersebut berada jauuuuuuuh di bawah tebing. Jadi, dari kendaraan yang kita naiki, kita sudah bisa melihat hamparan laut biru luas yang masih jernih. Tiba-tiba reflek berucap, “Wooooooowwwwwwwwww” boleh juga sih sambil koprol depan-belakang di aspal. Hahaha.

kursi-kursi buat berjemur disekitaran pantai

cause we are live under the same sky

Rasanya tidak sabar ingin cepat sampai ke sana. FYI untuk Motor dikenakan tiket masuk 5.000 dan 11.000 untuk Mobil. Kalau parkirnya sih seinget gw tidak bayar lagi. Sebelum benar-benar sampai parkiran di bawah, mata kita akan disugukan oleh patung-patung Pandawa berukuran besar sekali. Patung-patung tersebut adalah sumbangan dari beberapa keluarga yang gw tidak apal nama-namanya.


indah sekali bukan laut dan pantainya??? 

ini gw :) abaikan perut buncitnya dan bule bawa papan seluncur yang photobombing banget.

subhanallah sekali ya..... :)

Akhirnya bisa juga menginjakkan kaki di pasir Pantai Pandawa yang cukup putih dan halus. Hari itu pukul 13.00 wita. Menurut gw itu adalah waktu yang paling tidak tepat untuk pergi ke pantai, selain panasnya yang menyengat dan bikin pusing. Waktu yang tepat untuk mengunjungi pantai menurut gw sih pagi hari dari pukul 08.00-10.00. Jam-jam segitu gw masih bisa menikmati panasnya matahari berharap kulit gw yang terlihat bisa mulai menghitam (ngga usah protes), hahaha. Yaiyalah kalo takut panas mah gak usah ke pantai, ke mall aja (nyolot). Mengapa? Karena benar saja, sekitar pukul 16.30-18.00 pantai ini dipenuhi oleh pengunjung yang rata-rata anak kecil. Trus gw mulai komentar, “Trus dimana letak secret beachnya ini?” suasana berubah layaknya pantai Ancol ketika lebarang tiba. Sungguh pemirsah, gw tidak berdusta.

Sungguh, pantai ini sangat patut menjadi salah satu tujuan kita saat mengunjungi Bali, secuil surga yang masih alami disalah satu sudut tenggara Bali. Sebuah Pantai yang belum cukup terkenal karena memang penduduk lokal pun belum banyak yang tahu tentang pantai ini. Enjoy Bali :’)

#30DaysWriting

No comments:

Post a Comment